Sekitar tahun 1990-an jaringan internet
di Indonesia mulai ada dengan diperkenalkan dengan nama paguyuban
network. seperti halnya group atau komunitas yang solid saling bahu -
membahu berkerja sama dan bergotong royong. Sejak tahun 1988, pengguna
awal internet di Indonesia memanfaatkan CIX (Inggris) dan Compuserve (AS).
Awalnya tahun -1986 -1987 dimulai dari jaringan radio di Indonesia Robby
Soebiakto merupakan pioneer di kalangan pelaku radio amatir Indonesia
yang mengaitkan jaringan amatir Bulletin Board System (BBS) yang
merupakan jaringan e-mail store dan forward yang mengaitkan banyak "server" BBS amatir radio seluruh dunia agar e-mail dapat berjalan dengan lancar.
Diawal tahun 1990 Onno W Purbo yang waktu itu berada di Kanada dengan
panggilan YC1DAV/VE3 dengan rekan-rekan radio amatir yang ada di
Indonesia dilakukan melalui jaringan radio amatir. dengan peralatan
PC/XT dan walkie talkie 2 meteran, komunikasi antara Indonesia dan
Kanada terus dilakukan dengan lancar. Robby Soebiakto berhasil membangun
gateway amatir satelit di rumahnya di CInere melalui satelit - satelit
OSCAR milik radio amatir kemudian melakukan komunikasi lebih lanjut yang
lebih cepat antara Indonesia dan Kanada.
Internet Service Provider di Indonesia disekitar tahun 1994 mulai beroperasi di awali berdinya IndoNet yang diprakarsai Sanjaya. Pada waktu itu POS dan TELKOM belum melirik celah bisnis internet, dan pengguna internet di Indonesia masih jarang yang memakai. Sambungan awal internet dilakukan
menggunakan dial up oleh IndoNet. Lokasinya berada di daerah
Rawamangun, komplek di Universitas Indonesia, ketika itu ayah Sanjaya
adalah Dosen UI.
Akses awal menggunakan kode teks dengan Shell Account, Browser Lynx dan
email client pine pada server AIX. 1995 beberapa BBS di Indonesia
seperti Clarissa menyediakan jasa akses Telnet ke luar negeri. dengan
memakai Remote Browser di AS sehingga pemakaian internet di Indonesia dapat menggunakan fasilitas http (Hypertext Transfer Protocol)
Perkembangan terkini banyak yang memakai internet
sebagai fasilitas pengiriman data, maupun bisnis online (E-commerce)
ditunjang lagi banyaknya Warnet yang makin menjamur serta fasilitas
gadget dan smartphone yang semakin canggih memudahkan untuk mengakses Internet.
posted by: Yulanda Maresta
No comments:
Post a Comment